Selasa, 24 April 2018

HINGGA MEMBAKAR PASUKAN SALIB DI DABIQ

MAJALAH DABIQ EDISI 1 - PENDAHULUAN

HINGGA MEMBAKAR PASUKAN SALIB DI DABIQ

Segala puji bagi Allah: shalawat dan salam semoga Allah selalu tercurahkan pada Rasul-Nya.

Setelah meninjau beberapa komentar yang diterima pada penerbitan pertama tentang Berita dan Laporan Daulah Islam dan laporan (Islamic State News and Report), Al-Hayat Media Center memutuskan untuk melanjutkan upaya ini –insya Allah– hingga menjadi sebuah majalah berkala yang fokus pada tema tauhid, manhaj, hijrah, jihad, dan jama'ah. Juga akan berisi laporan foto, laporan kejadian, dan artikel informatif tentang hal yang berkaitan dengan Daulah Islam. Semoga Allah memberkati upaya ini dan membuatnya menjadi mercusuar bagi generasi yang akan datang.

Nama majalah ini diambil dari sebuah nama daerah di sebelah utara Halab (Aleppo) di Syam. Tempat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang menjelaskan tentang salah satu kejadian dalam Al-Malahim (yang dalam bahasa Inggris sering disebut dengan Armageddon), salah satu pertempuran terbesar antara pasukan Muslim dan pasukan Salib akan terjadi di sini, di dekat Dabiq.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersada: "Hari kiamat tidak akan terjadi hingga bangsa Romawi turun di suatu tempat bernama al-A'maq atau Dabiq (dua tempat yang berdekatan di sebelah utara Halab/Aleppo). Sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah keluar menghadapi mereka. Mereka adalah manusia terbaik di bumi ketika itu.

Ketika mereka berbaris berhadapan, pasukan Romawi berkata, 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami’. Kaum Muslimin menjawab, 'Tidak, demi Allah, kami tidak akan membiarkan saudara-saudara kami diperangi!’. Maka terjadilah peperangan di antara mereka. Kemudian sepertiga dari mereka akan lari: Allah tidak akan pernah mengampuni mereka, sepertiga lagi akan terbunuh: mereka menjadi syuhada terbaik di sisi Allah, dan sepertiga lainnya akan mengalahkan mereka: mereka tidak akan pernah terkena fitnah selamanya.

Kemudian mereka akan menaklukkan Konstantinopel. Ketika mereka sedang membagi-bagikan harta rampasan perang (ghanimah), setelah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon-pohon zaitun, Setan berteriak, ‘Al -Masih (Dajjal) telah mendatangi keluarga kalian (yang tertinggal.) ', mereka pun segera pergi berhamburan (ke arah keluarga mereka yang ditinggal), tetapi seruan setan adalah dusta.

Ketika mereka tiba di Syam, dia pun muncul. Kemudian ketika mereka sedang mempersiapkan barisan untuk berperang tiba-tiba datanglah waktu shalat. Lalu turunlah Isa bin Maryam Alahissalam dan memimpin mereka shalat. Ketika musuh Allah (Dajjal) melihatnya, ia akan mencair seperti garam meleleh di dalam air. Jika saja dia membiarkannya, ia akan meleleh terus sampai mati, tapi dia membunuhnya dengan tangannya sendiri, dan kemudian menunjukkan pada mereka darahnya pada ujung tombaknya". (Shahih Muslim).

Syaikh Abu Mush’ab az-Zarqawi –semoga Allah merahmatinya– telah memperkIraqan ekspansi jihad yang diberkahi ini dari Iraq ke Syam dan menghubungkannya dengan hadits ini, beliau mengatakan, "Percikannya telah menyala di sini, di Iraq, dan panasnya akan terus membara –dengan izin Allah– hingga membakar tentara salib di Dabiq ". (Ayna Ahlul Muru'at).

Menurut hadits ini, daerah ini akan memainkan peran historis dalam pertempuran menjelang Penaklukan Konstantinopel, yang dilanjutkan Penaklukan Roma. Saat ini, Dabiq berada di bawah kendali pasukan dukungan salib, Shahawat, dekat dengan arena perang antara mereka dan Khilafah. Semoga Allah membersihkan Dabiq dari pengkhianatan Shahawat dan meninggikan bendera Khilafah atas tanah tersebut. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar