Rabu, 25 April 2018

PERKEMBANGAN PESAT JUNUD KHILAFAH DI KAUKASUS

DABIQ 10 - LAPORAN

PERKEMBANGAN PESAT KAFILAH KAUKASUS

Awal tahun ini, barisan Khilafah diperkuat oleh saudara-saudara kita dari Kaukasus dengan sejumlah besar mujahidin di wilayah tersebut menyatakan bai’at mereka untuk Amirul Mu'minin*. Sejak itu, semakin banyak mujahidin Kaukasus yang bergabung dengan barisan Khilafah di wilayah tersebut. Dan -setelah konsultasi dan koordinasi dengan kepemimpinan Khilafah- kini Khilafah telah resmi mendeklarasikan kawasan tersebut sebagai Wilayah baru.

*Baca rubrik Laporan berjudul “Wilayah Khurasan dan Bai’at dari Kaukasus” pada Dabiq edisi 7 hal. 35.

Deklarasi wilayah Kaukasus dinyatakan dalam sebuah rilis audio oleh Syaikh Abu Muhammad al-'Adnani pada awal Ramadhan, sehingga memberikan kabar gembira kepada umat Islam pada awal bulan yang diberkahi. Dalam pernyataannya yang berjudul "Wahai kaumku, penuhilah seruan Allah", Syaikh Abu Muhammad al-'Adnani hafizhahullah menyatakan, "Dan kami mengucapkan selamat kepada para tentara Daulah Islamiyah di Kaukasus atas pengumuman Wilayah baru ini. Kami mengucapkan selamat kepada mereka atas bai’at dan bergabungnya mereka dengan barisan Khilafah. Amirul Mu’minin telah menerima bai’at kalian dan telah menunjuk Syaikh Abu Muhammad al-Qadari sebagai wali bagi wilayah Kaukasus dan mengingatkannya untuk bertaqwa kepada Allah baik dalam urusan pribadi dan ummat, serta bersikap lembut terhadap orang-orang yang bersamanya. Kami menyeru kepada semua mujahidin di Kaukasus agar segera bergabung dalam kafilah untuk mendengar dan taat dalam segala hal kecuali dalam kemaksiatan. Dan kami memohon kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar menguatkan kalian, menolong dan memberikan kalian kemenangan".

Berikut ini adalah pernyataan resmi dari Mujahidin Kaukasus tentang bai’at mereka untuk Amirul Mu’minin Ibrahim Ibnu 'Awwad hafizhahullah:

Dengan Nama Allah, yang Maha Penyayang, Maha Pemurah.

Pernyataan dari Mujahidin Kaukasus, Mendeklarasikan Bai’at mereka kepada Khalifah Muslimin, Abu Bakar al-Baghdadi, dan Bergabung dengan Daulah Islam.

Sungguh segala puji hanya bagi Allah. Kami memuji Dia, memohon pertolongan dan pengampunan-Nya, dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan dari keburukan amal kami. Siapa saja yang Allah beri petunjuk, maka tidak akan ada yang dapat menyesatkannya. Dan siapapun yang Allah sesatkan, tidak akan ada yang dapat memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, {Dan berpegang teguhlah kalian semua pada tali Allah bersama-sama dan jangan berpecah belah} [Ali 'Imran: 103].

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa mati sementara tidak memiliki ikatan bai’at, maka ia mati sebagaimana kematian jahiliyah" [Shahih Muslim].

Oleh karena itu, sebagai wujud ketaatan kepada perintah Allah subhanahu wa ta’ala, dan ketaatan kepada rasul-Nya, yang memerintahkan untuk menetapi Jama'ah dan tidak berpecah belah, kami menyatakan bai’at kami kepada Khalifah Ibrahim Ibnu 'Awwad bin Ibrahim al-Qurasyi al-Husaini, untuk senantiasa mendengar dan taat, dalam kesulitan maupun kemudahan, dan pada saat gembira ataupun terpaksa. Kami berjanji untuk tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya kecuali jika kami melihat kekufuran yang nyata, yang kami memiliki bukti dari Allah.

Kami, para mujahidin Kaukasus di daerah Chechnya, Dagestan, Ingushetia, dan Kabika bersaksi bahwa kami semua sepakat akan hal ini, dan bahwa tidak ada perbedaan antara kami mengenai hal ini. Kami menyeru kepada kaum Muslimin dan para mujahidin dimana saja untuk memberikan bai'atnya kepada khalifah sebagai ketaatan atas perintah Allah, kebenaran telah jelas, sejelas matahari di tengah hari, dan hanya orang buta yang tidak mampu melihatnya.

Allah berfirman, {Dan katakanlah, "Kebenaran telah datang, dan kebathilan telah lenyap. Sungguh kebathilan itu pasti akan lenyap"} [Al-lsra : 81].

Khalifatul Muslimin telah mengulurkan tangannya untuk dukungan kalian, agar ia dapat melaksanakan perintah Allah dan menetapkan syari'at Allah di mana-mana. Jadi sambutlah khalifah kalian, dan ulurkan tangan kalian dan berbai’at lah.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, {Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan beramal shaleh diantara kamu, bahwa Dia pasti akan memberikan mereka kekuasaan atas bumi sebagaimana Dia berikan kepada orang-orang sebelum mereka, dan Dia pasti akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia pasti akan mengganti keadaan mereka, setelah mereka dalam ketakutan, menjadi aman sentosa, karena mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan apapun dengan Aku. Tetapi siapa yang kafir setelah itu, maka mereka adalah orang-orang yang fasik} [An-Nur: 55].

Jadi patuhilah perintah Allah untuk bersatu dan tidak berpecah belah, dan jangan dengarkan para ulama jahat, dan jangan pula mematuhi para pemimpin yang menyeru kalian untuk tidak bersatu, berpecah dalam berbagai kelompok, dan tercerai berai. [Ini akhir pernyataan mereka]

Kami memohon kepada Allah agar menjaga dan menguatkan mereka dan memberi mereka kemenangan melawan tentara salib Rusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar