AKHLAQ YANG BAIK
“Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Robb kalian dan jannah yang luas buminya seperti langit-langit dan bumi, (jannah itu) sudah disiapkan bagi orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang berinfaq dalam kedaan senang dan susah, serta orang-orang yang menahan marah dan memaafkan manusia. Sungguh Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” (Alu ‘Imron; 133-134)
Dari an-Nawwas bin Sam’an Al-Anshori rodhiyallohu ‘anhu berkata: aku pernah bertanya kepada Rosululloh Shollallohu’alaihi wasallam tentang perbuatan baik dan perbuatan dosa, maka beliau shollallohu ‘alayhi wa sallam besabda: “Kebaikan adalah berakhlaq baik dan dosa adalah apa yang membuat gelisah hatimu, dan engkau benci jika hal tersebut tampak di hadapan manusia.” (Diriwayatkan oleh Muslim)
Dari Abu Huroyroh rodhiyallohu ’anhu berkata, telah bersabda Rosululloh Shollallohu’alaihi wa sallam, “Orang-orang mu’min yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaqnya.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
Dari ‘abdulloh bin ‘Amr rodhiyallohu’anhu berkata, Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda dalam suatu majlis, “Maukah aku ceritakan pada kalian tentang yang paling aku cintai dari kalian kepadaku dan yang paling dekat dari kalian kepadaku dalam majlis pada hari kiamat?” (Beliau berkata tentang hal tersebut tiga kali), kami berkata: ‘tentu saja wahai rosululloh!’ Beliau bersabda : “yang paling bagus akhlaqnya di antara kalian.” (Diriwayatkan oleh Ahmad)
Dari Usamah bin Syarik rodhiyallohu ‘anhu bahwa ada para arab badui bertanya kepada Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam, “apa yang baik dari apa-apa yang telah diberikan dari seorang hamba?” Maka beliau bersabda, “akhlaq yang baik.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah)
Dari ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anhaa dia berkata, aku telah mendengar Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda: “sesungguhnya seorang mu’min harus dapat diketahui dari kebagusan setiap akhlaqnya, derajat bangun malam dan puasanya pada siang hari.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Hibban dan Hakim)
Dari Abu Darda’ rodhiyallohu ‘anhu dari Nabi shollallohu ’alayhi wasallam bersabda, “tidak ada sesuatupun dalam mizan (timbangan) yang lebih berat dari berakhlaq baik.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Dari Abu Umamah rodhiyallohu’anhu berkata, Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda, “Aku menjamin dengan rumah yang ada di tepi jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berdebat walaupun dia benar, dan dengan rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan bohong walaupun dia bercanda, dan dengan rumah yang berada di bagian tertinggi dari jannah bagi siapa saja yang berakhlaq baik.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Infografik An-Naba’ Edisi 48
“Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Robb kalian dan jannah yang luas buminya seperti langit-langit dan bumi, (jannah itu) sudah disiapkan bagi orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang berinfaq dalam kedaan senang dan susah, serta orang-orang yang menahan marah dan memaafkan manusia. Sungguh Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” (Alu ‘Imron; 133-134)
Dari an-Nawwas bin Sam’an Al-Anshori rodhiyallohu ‘anhu berkata: aku pernah bertanya kepada Rosululloh Shollallohu’alaihi wasallam tentang perbuatan baik dan perbuatan dosa, maka beliau shollallohu ‘alayhi wa sallam besabda: “Kebaikan adalah berakhlaq baik dan dosa adalah apa yang membuat gelisah hatimu, dan engkau benci jika hal tersebut tampak di hadapan manusia.” (Diriwayatkan oleh Muslim)
Dari Abu Huroyroh rodhiyallohu ’anhu berkata, telah bersabda Rosululloh Shollallohu’alaihi wa sallam, “Orang-orang mu’min yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaqnya.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
Dari ‘abdulloh bin ‘Amr rodhiyallohu’anhu berkata, Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda dalam suatu majlis, “Maukah aku ceritakan pada kalian tentang yang paling aku cintai dari kalian kepadaku dan yang paling dekat dari kalian kepadaku dalam majlis pada hari kiamat?” (Beliau berkata tentang hal tersebut tiga kali), kami berkata: ‘tentu saja wahai rosululloh!’ Beliau bersabda : “yang paling bagus akhlaqnya di antara kalian.” (Diriwayatkan oleh Ahmad)
Dari Usamah bin Syarik rodhiyallohu ‘anhu bahwa ada para arab badui bertanya kepada Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam, “apa yang baik dari apa-apa yang telah diberikan dari seorang hamba?” Maka beliau bersabda, “akhlaq yang baik.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah)
Dari ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anhaa dia berkata, aku telah mendengar Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda: “sesungguhnya seorang mu’min harus dapat diketahui dari kebagusan setiap akhlaqnya, derajat bangun malam dan puasanya pada siang hari.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Hibban dan Hakim)
Dari Abu Darda’ rodhiyallohu ‘anhu dari Nabi shollallohu ’alayhi wasallam bersabda, “tidak ada sesuatupun dalam mizan (timbangan) yang lebih berat dari berakhlaq baik.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Dari Abu Umamah rodhiyallohu’anhu berkata, Rosululloh shollallohu ’alayhi wasallam bersabda, “Aku menjamin dengan rumah yang ada di tepi jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berdebat walaupun dia benar, dan dengan rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan bohong walaupun dia bercanda, dan dengan rumah yang berada di bagian tertinggi dari jannah bagi siapa saja yang berakhlaq baik.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Infografik An-Naba’ Edisi 48
Tidak ada komentar:
Posting Komentar