DABIQ 9 - SPESIAL
BADAI YANG SEMPURNA
Oleh : John Cantlie
Apa yang dimulai sebagai sebuah gerakan eksplosif di Iraq kini tiba-tiba berubah menjadi fenomena global bahwa Barat dan dunia demokrasi secara keseluruhan sedang sakit - bersiap untuk menghadapi sakit.
"Ini adalah prinsip inti kepresidenan saya: Jika Anda mengancam Amerika, maka Anda tidak akan menemukan tempat yang aman". Obama, September 2014.
"Ketika mereka meraih tempat yang aman, maka ini akan menjadi titik peluncuran serangan terhadap Amerika, Barat dan serangan global". RAND Corporation, Maret 2015.
Janji setia yang sekarang dideklarasikan hampir setiap bulan dari berbagai Kelompok Islam di seluruh dunia untuk Islamic State adalah benar-benar apa yang setiap Mujahid berdoa untuknya dan skenario mimpi buruk bagi dunia militer dan politik para pemimpin demokratis seluruh dunia. Pertumbuhan Khilafah yang luar biasa dan fakta bahwa itu benar-benar hidup, kesatuan yang bernapas dengan ribuan mil persegi wilayah kekuasaan telah memberikan umat Islam di seluruh Timur Tengah, Asia, dan Afrika keyakinan dan kepercayaan diri untuk mengangkat senjata, menyatakan sumpah setia mereka, dan meluncurkan operasi dengan kesatuan dan kekuatan tujuan yang benar-benar belum per- nah terlihat sebelumnya.
Apa yang dimulai sebagai "kelompok" Islam paling eksplosif dalam dunia modern telah berubah dengan cepat menjadi gerakan Islam paling eksplosif yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam dunia modern.
Tidak ada yang bergerak begitu cepat dan begitu besar skalanya dari ini. Banyak wilayah di Pakistan, Nigeria, Libya, Yaman dan Semenanjung Sinai kini bersatu dibawah panji hitam Tauhid, menyatu bersama menjadi satu dengan nama Islamic State. Mujahidin di provinsi Afghanistan, yang telah lebih satu dekade bertempur dengan sengit dalam peperangan yang dibiayai Amerika, yang menelan biaya triliunan dolar, kurang dari enam bulan setelah Amerika "menarik diri" dengan tertatih-tatih, kini setia kepada khilafah.
Mujahidin dari Afrika Barat yang mengontrol banyak wilayah di Nigeria dan serangan mereka sekarang sedang meningkat, mengusir tentara nasional yang sekarang dalam keadaan kelelahan dan negara maya mereka hampir runtuh. Mereka menyatakan sumpah setia mereka kepada Khilafah pada bulan Maret, dan mereka adalah grup yang sama, ingat, yang Obama telah mengklaim berhasil lalu mengusir mereka di akhir tahun, lewat kebijakan intervensi Amerika. Bahkan, dia mengklaim bahwa model yang sama (memotong jalur finansial, perekrutan, dan keinginan untuk bertempur) telah berfungsi sangat "baik" dalam mendegradasi mujahidin di sana sebelum sumpah setia mereka kepada Islamic State, dan ini akan berhasil juga terhadap Islamic State.
Tapi sepertinya ada beberapa hal yang tidak berjalan seseuai rencana.
Energi di balik gerakan ini sangat mengerikan. Seekor singa dapat membunuh seekor antelop tapi dorongannya hanya karena lapar dan kelihaian, dan dia bisa, apabila dia bekerja bersama-sama, maka dia bisa merobohkan seekor gajah Afrika. Begitu juga kelompok-kelompok mujahidin di seluruh dunia yang menyatukan kekuatan, maka kekuatan di balik Islamic State akan membuat mereka mampu untuk melahap mangsa yang lebih besar.
Barat dan sekutunya telah, sekali lagi, benar-benar terkejut ketika mendapati diri mereka tidak hanya menghadapi satu musuh di Iraq dan Syam, tetapi sekarang menghadapi pasukan internasional mujahidin yang berjumlah ratusan ribu dari berbagai negara berbeda, dan benua yang terpisah. Perlu waktu bagi koalisi untuk mencari sisi terbaik selama setahun untuk mengumpulkan kampanye menyerang Islamic State, di mana hanya sekarang bisa melihat gerombolan Syiah yang didukung pesawat koalisi bergerak menyerang tikrit, tetapi itu berita lama, bahkan sebelum ini mulai. Mengapa fokus di Tikrit, sedangkan Timur Tengah, Afrika dan Asia sekarang sedang terbakar?
Dan gerakan ini tidak menunjukkan tanda-tanda un- tuk mereda. Bahkan, kecepatan ini, datang bersama dari kelompok-kelompok Islam yang saling berbagi fokus dan kemurnian keyakinan semakin meningkat. Dan semakin banyak kelompok yang bergabung, maka gerakan ini akan menjadi semakin kuat.
Sebagai kelompok-kelompok yang berkembang dari sel-sel yang berbeda dan melancarkan perang masingmasing berubah menjadi satu tubuh, maka itu akan mejadi kekuatan yang besar, bagaikan bola salju yang menggelinding menuruni gunung, maka dia akan semakin besar hingga berakhir menjadi longsoran salju. Semakin bayak pihak yang bekerja sama, sehingga mereka dapat saling menggunakan kemampuan dan kekuatan masing-masing untuk saling mengisi kekosongan sehingga titik kelemahan semakin tertutup.
"Katakanlah satu kelompok sangat baik dalam pembuatan bom dan kelompok lain sangat baik dalam propaganda, "kata Jonah Blank dari "think-tank" AS RAND Corporation. "Jika Anda meletakkan bom yang tepat di tempat yang tepat untuk efek propaganda yang tepat, maka itu dapat jauh lebih penting daripada salah satu dari hal ini pada mereka sendiri."
"Ini bukan sekedar propaganda", kata Gary Bernsten, mantan perwira Intelijen CIA pada wawancara dengan FOX News pada tanggal 9 Maret. "ISIS memiliki miliaran dolar. Mereka memiliki jaringan komunikasi untuk menjangkau kelompok-kelompok ini. Dan ini menunjukkan kepada Anda betapa mematikan dan efektifnya ISIS. Mereka benar-benar kelompok teroris sunni paling dalam sejarah, karena mereka telah menghapus batas ruang bagi bangsa dan negara, dan kelompok lain mengakui ini. Ini menunjukkan bahwa pernyataan Obama bawa "ini bukan Islam" hanyalah narasi palsu. ISIS dengan cerdas telah berhasil menjual diri mereka sendiri kepada ratusan juta orang di luar sana yang sedang mencari pesan". "Dan ketika Islamic State berhasil merebut senjata dari Amerika dan juga dari proksi yang didukung Iran untuk membantai Mujahidin, mereka berhasil meram- pas tank, peluncur roket, sistem rudal, dan sistem pertahanan udara."
Dan apa yang terlambat dari Obama? Sejujurnya, saya tidak melihat apa yang telah dikomentari oleh seorang peraih Nobel Perdamaian baru-baru ini, tetapi dia tidak bisa lebih senang. "Ini adalah strategi untuk mengusir teroris yang mengancam kita, di saat mendukung mitra yang ada di garis depan. Ini adalah salah satu yang telah sukses ditempuh di Yaman dan Somalia untuk beberapa tahun", katanya pada September lalu. Saya tidak punya infomasi mengenai situasi Somalia saat ini, tapi Yaman sudah meledak, dan Islamic State telah benar-benar telah mengambil perang dalam kerusuhan di sana, dan ini sangat jelas tidak termasuk dari "yang telah sukses ditempuh". Kedutaan Amerika telah ditutup lebih dari tiga bulan yang lalu, karena ketakutan terhadap teroris yang mungkin menyerang, sebagai negara yang berkecimpung kepada kekacauan. Apakah Anda ingin kata-kata mereka disajikan dengan acar atau asinan, Presiden?
"(Obama) menyebutkan bahwa kebijakan AS di Yaman dan Somalia sebagai gambaran kesukesan yang disiapkan untuk diterapkan di Iraq dan Suriah – sekali dua kali pukulan dari kekuatan udara AS dengan kekuatan lokal di darat. Tapi Somalia adalah negara yang gagal sedangkan Yaman adalah negara yang sudah sakit akut; keduanya butuh inkubator dari bahaya terorisme" tulis Washington Post sebagai tanggapan atas statemen presiden. Dan itu juga sembilan bulan yang lalu sebelum dunia muslim sebagian besar mengangkat senjata.
Dan ketika Islamic State berhasil merebut senjata dari Amerika dan juga dari proksi yang didukung Iran untuk membantai Mujahidin, mereka berhasil merampas tank, peluncur roket, sistem rudal, dan sistem pertahanan udara. Memperoleh sistem pertahanan udara bisa menjadi langkah logis selanjutnya. Ini adalah kisah film horor politik Barat.
Apa yang terjadi sekarang adalah kemampuan dan pengalaman yang akan berubah menjadi bahaya paling besar bagi Barat yang belum pernah terlihat di era modern. Ketika engkau pernah mengikuti sejumlah mujahidin yang telah ditempa dengan sengitnya pertempuran, lalu mereka bekerja sama dan bertukar informasi untuk pertama kali di bawah satu panji, maka kemampuan untuk melakukan operasi pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya akan meningkat dengan pesat.
Biarkan saya melempar operasi hipotesa ke atas meja. Islamic State memiliki uang miliaran dolar di bank, lalu mereka menyuruh orang-orang mereka di wilayah Pakistan untuk membeli peralatan nuklir dari penjual senjata yang memiliki link kepada para pejabat korup di wilayah itu. Perangkat itu kemudian diangkut lewat jalur darat hingga membuatnya di Libya, di mana Mujahidin memindahkannya ke Nigeria. Pengiriman obat dari Kolombia menuju Eropa melalui jalur Afrika Barat, sehingga bergerak untuk menyelundupkan hal serupa dari timur ke barat juga memungkinkan. Nuklir dan mujahidin yang mengangkutnya tiba di garis pantai Amerika Selatan dan diangkut menuju perbatasan dari Amerika Tengah sebelum tiba di Meksiko dan sampai ke perbatasan Amerika Serikat. Dari sana tinggal melompat sedikit melalui terowongan penyelundupan dan simsalabim, mereka telah berbaur dengan 12 juta alien "ilegal" di Amerika dengan bom nulir di bagasi mobil mereka.
Mungkin skenario seperti itu terlalu mengada-ada, tapi itu adalah ringkasan dari semua ketakutan badan-badan intelijen Barat, dan hal seperti itu untuk hari ini jauh lebih mungkin dari pada satu tahun yang lalu. Dan jika bukan bom nuklir, bagaimana dengan beberapa ribu ton peledak amonium nitrat? Itu cukup mudah untuk dibuat. Islamic State tidak merahasiakan fakta bahwa mereka memiliki niat sepenuhnya untuk menyerang Amerika di tanah mereka sendiri dan mereka tidak berbasa-basi, bagaimana dua mujahidin bisa merobohkan lusinan korban jika mereka berasal dari khilafah. Mereka akan mencoba melakukan sesuatu yang besar, sesuatu yang membuat operasi-operasi sebelumnya seperti menembak tupai, dan semakin banyak grup yang bersumpah setia maka hal ini semakin mungkin untuk menarik sesuatu yang benar-benar jagoan.
Ingat, semua ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Akan menjadi betapa bahayanya apabila ada jalur komunikasi dan suplai satu tahun mendatang? Apabila Barat telah gagal total dalam melihat bahaya dari Islamic State dan sekutu mereka yang bersumpah setia dari seluruh dunia, maka suatu hal besar dan penting apalagi yang akan hilang dari mereka?
Biarkan aku tutup pembicaraan ini dengan memberikan contoh ringkas tentang motivasi dalam diri para pejuang muslim untuk melawan Barat. Suatu hari saya berkesempatan untuk bertemu seorang pejuang karismatik dari negara Arab. Seorang yang berpendidikan dan cerdas, dia mengatakan kepadaku dengan nada jijik bahwa beberapa saudaranya kandungnya membantu tentara rezim Arab, "Saya berbicara dengan mereka sesekali setiap bulan di telpon". Dia berkata; "Mereka adalah saudara sedarah saya, jadi saya berbicara dengan mereka dan memberitahu mereka dengan harapan mereka akan berubah. Jika mereka menolak, maka insya Allah saya akan mendapatkan kesempatan untuk membunuh mereka di medan perang. Mereka berjuang untuk rezim thaghut yang mencintai Amerika sementara aku berjuang untuk Allah. Siapa yang lebih kuat?".
Ini adalah contoh rasa hormat dan hinaan bagaimana Barat tidak akan pernah bisa memenangkan perang ini. Barangkali ada kesempatan serangan yang dilakukan di dalam kawasan Barat atau perbatasan Barat dengan Islamic State bisa dihindari dengan negosiasi, tetapi tidak lagi. Wilayah Isamic State melintas dari satu perbatasan ke perbatasan lain seperti api yang membakar di luar kendali, dan hanya tinggal masalah waktu sebelum Islamic State menjangkau dunia Barat.
BADAI YANG SEMPURNA
Oleh : John Cantlie
Apa yang dimulai sebagai sebuah gerakan eksplosif di Iraq kini tiba-tiba berubah menjadi fenomena global bahwa Barat dan dunia demokrasi secara keseluruhan sedang sakit - bersiap untuk menghadapi sakit.
"Ini adalah prinsip inti kepresidenan saya: Jika Anda mengancam Amerika, maka Anda tidak akan menemukan tempat yang aman". Obama, September 2014.
"Ketika mereka meraih tempat yang aman, maka ini akan menjadi titik peluncuran serangan terhadap Amerika, Barat dan serangan global". RAND Corporation, Maret 2015.
Janji setia yang sekarang dideklarasikan hampir setiap bulan dari berbagai Kelompok Islam di seluruh dunia untuk Islamic State adalah benar-benar apa yang setiap Mujahid berdoa untuknya dan skenario mimpi buruk bagi dunia militer dan politik para pemimpin demokratis seluruh dunia. Pertumbuhan Khilafah yang luar biasa dan fakta bahwa itu benar-benar hidup, kesatuan yang bernapas dengan ribuan mil persegi wilayah kekuasaan telah memberikan umat Islam di seluruh Timur Tengah, Asia, dan Afrika keyakinan dan kepercayaan diri untuk mengangkat senjata, menyatakan sumpah setia mereka, dan meluncurkan operasi dengan kesatuan dan kekuatan tujuan yang benar-benar belum per- nah terlihat sebelumnya.
Apa yang dimulai sebagai "kelompok" Islam paling eksplosif dalam dunia modern telah berubah dengan cepat menjadi gerakan Islam paling eksplosif yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam dunia modern.
Tidak ada yang bergerak begitu cepat dan begitu besar skalanya dari ini. Banyak wilayah di Pakistan, Nigeria, Libya, Yaman dan Semenanjung Sinai kini bersatu dibawah panji hitam Tauhid, menyatu bersama menjadi satu dengan nama Islamic State. Mujahidin di provinsi Afghanistan, yang telah lebih satu dekade bertempur dengan sengit dalam peperangan yang dibiayai Amerika, yang menelan biaya triliunan dolar, kurang dari enam bulan setelah Amerika "menarik diri" dengan tertatih-tatih, kini setia kepada khilafah.
Mujahidin dari Afrika Barat yang mengontrol banyak wilayah di Nigeria dan serangan mereka sekarang sedang meningkat, mengusir tentara nasional yang sekarang dalam keadaan kelelahan dan negara maya mereka hampir runtuh. Mereka menyatakan sumpah setia mereka kepada Khilafah pada bulan Maret, dan mereka adalah grup yang sama, ingat, yang Obama telah mengklaim berhasil lalu mengusir mereka di akhir tahun, lewat kebijakan intervensi Amerika. Bahkan, dia mengklaim bahwa model yang sama (memotong jalur finansial, perekrutan, dan keinginan untuk bertempur) telah berfungsi sangat "baik" dalam mendegradasi mujahidin di sana sebelum sumpah setia mereka kepada Islamic State, dan ini akan berhasil juga terhadap Islamic State.
Tapi sepertinya ada beberapa hal yang tidak berjalan seseuai rencana.
Energi di balik gerakan ini sangat mengerikan. Seekor singa dapat membunuh seekor antelop tapi dorongannya hanya karena lapar dan kelihaian, dan dia bisa, apabila dia bekerja bersama-sama, maka dia bisa merobohkan seekor gajah Afrika. Begitu juga kelompok-kelompok mujahidin di seluruh dunia yang menyatukan kekuatan, maka kekuatan di balik Islamic State akan membuat mereka mampu untuk melahap mangsa yang lebih besar.
Barat dan sekutunya telah, sekali lagi, benar-benar terkejut ketika mendapati diri mereka tidak hanya menghadapi satu musuh di Iraq dan Syam, tetapi sekarang menghadapi pasukan internasional mujahidin yang berjumlah ratusan ribu dari berbagai negara berbeda, dan benua yang terpisah. Perlu waktu bagi koalisi untuk mencari sisi terbaik selama setahun untuk mengumpulkan kampanye menyerang Islamic State, di mana hanya sekarang bisa melihat gerombolan Syiah yang didukung pesawat koalisi bergerak menyerang tikrit, tetapi itu berita lama, bahkan sebelum ini mulai. Mengapa fokus di Tikrit, sedangkan Timur Tengah, Afrika dan Asia sekarang sedang terbakar?
Dan gerakan ini tidak menunjukkan tanda-tanda un- tuk mereda. Bahkan, kecepatan ini, datang bersama dari kelompok-kelompok Islam yang saling berbagi fokus dan kemurnian keyakinan semakin meningkat. Dan semakin banyak kelompok yang bergabung, maka gerakan ini akan menjadi semakin kuat.
Sebagai kelompok-kelompok yang berkembang dari sel-sel yang berbeda dan melancarkan perang masingmasing berubah menjadi satu tubuh, maka itu akan mejadi kekuatan yang besar, bagaikan bola salju yang menggelinding menuruni gunung, maka dia akan semakin besar hingga berakhir menjadi longsoran salju. Semakin bayak pihak yang bekerja sama, sehingga mereka dapat saling menggunakan kemampuan dan kekuatan masing-masing untuk saling mengisi kekosongan sehingga titik kelemahan semakin tertutup.
"Katakanlah satu kelompok sangat baik dalam pembuatan bom dan kelompok lain sangat baik dalam propaganda, "kata Jonah Blank dari "think-tank" AS RAND Corporation. "Jika Anda meletakkan bom yang tepat di tempat yang tepat untuk efek propaganda yang tepat, maka itu dapat jauh lebih penting daripada salah satu dari hal ini pada mereka sendiri."
"Ini bukan sekedar propaganda", kata Gary Bernsten, mantan perwira Intelijen CIA pada wawancara dengan FOX News pada tanggal 9 Maret. "ISIS memiliki miliaran dolar. Mereka memiliki jaringan komunikasi untuk menjangkau kelompok-kelompok ini. Dan ini menunjukkan kepada Anda betapa mematikan dan efektifnya ISIS. Mereka benar-benar kelompok teroris sunni paling dalam sejarah, karena mereka telah menghapus batas ruang bagi bangsa dan negara, dan kelompok lain mengakui ini. Ini menunjukkan bahwa pernyataan Obama bawa "ini bukan Islam" hanyalah narasi palsu. ISIS dengan cerdas telah berhasil menjual diri mereka sendiri kepada ratusan juta orang di luar sana yang sedang mencari pesan". "Dan ketika Islamic State berhasil merebut senjata dari Amerika dan juga dari proksi yang didukung Iran untuk membantai Mujahidin, mereka berhasil meram- pas tank, peluncur roket, sistem rudal, dan sistem pertahanan udara."
Dan apa yang terlambat dari Obama? Sejujurnya, saya tidak melihat apa yang telah dikomentari oleh seorang peraih Nobel Perdamaian baru-baru ini, tetapi dia tidak bisa lebih senang. "Ini adalah strategi untuk mengusir teroris yang mengancam kita, di saat mendukung mitra yang ada di garis depan. Ini adalah salah satu yang telah sukses ditempuh di Yaman dan Somalia untuk beberapa tahun", katanya pada September lalu. Saya tidak punya infomasi mengenai situasi Somalia saat ini, tapi Yaman sudah meledak, dan Islamic State telah benar-benar telah mengambil perang dalam kerusuhan di sana, dan ini sangat jelas tidak termasuk dari "yang telah sukses ditempuh". Kedutaan Amerika telah ditutup lebih dari tiga bulan yang lalu, karena ketakutan terhadap teroris yang mungkin menyerang, sebagai negara yang berkecimpung kepada kekacauan. Apakah Anda ingin kata-kata mereka disajikan dengan acar atau asinan, Presiden?
"(Obama) menyebutkan bahwa kebijakan AS di Yaman dan Somalia sebagai gambaran kesukesan yang disiapkan untuk diterapkan di Iraq dan Suriah – sekali dua kali pukulan dari kekuatan udara AS dengan kekuatan lokal di darat. Tapi Somalia adalah negara yang gagal sedangkan Yaman adalah negara yang sudah sakit akut; keduanya butuh inkubator dari bahaya terorisme" tulis Washington Post sebagai tanggapan atas statemen presiden. Dan itu juga sembilan bulan yang lalu sebelum dunia muslim sebagian besar mengangkat senjata.
Dan ketika Islamic State berhasil merebut senjata dari Amerika dan juga dari proksi yang didukung Iran untuk membantai Mujahidin, mereka berhasil merampas tank, peluncur roket, sistem rudal, dan sistem pertahanan udara. Memperoleh sistem pertahanan udara bisa menjadi langkah logis selanjutnya. Ini adalah kisah film horor politik Barat.
Apa yang terjadi sekarang adalah kemampuan dan pengalaman yang akan berubah menjadi bahaya paling besar bagi Barat yang belum pernah terlihat di era modern. Ketika engkau pernah mengikuti sejumlah mujahidin yang telah ditempa dengan sengitnya pertempuran, lalu mereka bekerja sama dan bertukar informasi untuk pertama kali di bawah satu panji, maka kemampuan untuk melakukan operasi pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya akan meningkat dengan pesat.
Biarkan saya melempar operasi hipotesa ke atas meja. Islamic State memiliki uang miliaran dolar di bank, lalu mereka menyuruh orang-orang mereka di wilayah Pakistan untuk membeli peralatan nuklir dari penjual senjata yang memiliki link kepada para pejabat korup di wilayah itu. Perangkat itu kemudian diangkut lewat jalur darat hingga membuatnya di Libya, di mana Mujahidin memindahkannya ke Nigeria. Pengiriman obat dari Kolombia menuju Eropa melalui jalur Afrika Barat, sehingga bergerak untuk menyelundupkan hal serupa dari timur ke barat juga memungkinkan. Nuklir dan mujahidin yang mengangkutnya tiba di garis pantai Amerika Selatan dan diangkut menuju perbatasan dari Amerika Tengah sebelum tiba di Meksiko dan sampai ke perbatasan Amerika Serikat. Dari sana tinggal melompat sedikit melalui terowongan penyelundupan dan simsalabim, mereka telah berbaur dengan 12 juta alien "ilegal" di Amerika dengan bom nulir di bagasi mobil mereka.
Mungkin skenario seperti itu terlalu mengada-ada, tapi itu adalah ringkasan dari semua ketakutan badan-badan intelijen Barat, dan hal seperti itu untuk hari ini jauh lebih mungkin dari pada satu tahun yang lalu. Dan jika bukan bom nuklir, bagaimana dengan beberapa ribu ton peledak amonium nitrat? Itu cukup mudah untuk dibuat. Islamic State tidak merahasiakan fakta bahwa mereka memiliki niat sepenuhnya untuk menyerang Amerika di tanah mereka sendiri dan mereka tidak berbasa-basi, bagaimana dua mujahidin bisa merobohkan lusinan korban jika mereka berasal dari khilafah. Mereka akan mencoba melakukan sesuatu yang besar, sesuatu yang membuat operasi-operasi sebelumnya seperti menembak tupai, dan semakin banyak grup yang bersumpah setia maka hal ini semakin mungkin untuk menarik sesuatu yang benar-benar jagoan.
Ingat, semua ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Akan menjadi betapa bahayanya apabila ada jalur komunikasi dan suplai satu tahun mendatang? Apabila Barat telah gagal total dalam melihat bahaya dari Islamic State dan sekutu mereka yang bersumpah setia dari seluruh dunia, maka suatu hal besar dan penting apalagi yang akan hilang dari mereka?
Biarkan aku tutup pembicaraan ini dengan memberikan contoh ringkas tentang motivasi dalam diri para pejuang muslim untuk melawan Barat. Suatu hari saya berkesempatan untuk bertemu seorang pejuang karismatik dari negara Arab. Seorang yang berpendidikan dan cerdas, dia mengatakan kepadaku dengan nada jijik bahwa beberapa saudaranya kandungnya membantu tentara rezim Arab, "Saya berbicara dengan mereka sesekali setiap bulan di telpon". Dia berkata; "Mereka adalah saudara sedarah saya, jadi saya berbicara dengan mereka dan memberitahu mereka dengan harapan mereka akan berubah. Jika mereka menolak, maka insya Allah saya akan mendapatkan kesempatan untuk membunuh mereka di medan perang. Mereka berjuang untuk rezim thaghut yang mencintai Amerika sementara aku berjuang untuk Allah. Siapa yang lebih kuat?".
Ini adalah contoh rasa hormat dan hinaan bagaimana Barat tidak akan pernah bisa memenangkan perang ini. Barangkali ada kesempatan serangan yang dilakukan di dalam kawasan Barat atau perbatasan Barat dengan Islamic State bisa dihindari dengan negosiasi, tetapi tidak lagi. Wilayah Isamic State melintas dari satu perbatasan ke perbatasan lain seperti api yang membakar di luar kendali, dan hanya tinggal masalah waktu sebelum Islamic State menjangkau dunia Barat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar