DABIQ 5 - PENDAHULUAN
EKSPANSI DAULAH ISLAM
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du;
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman; "Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk diunggulkan atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai." (At-Taubah: 32-33)
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda; "Sungguh Allah telah menghimpun untukku bumi, sehingga aku melihat sisi timur dan baratnya, dan sesungguhnya kekuasaan umatku akan mencapai apa yang telah Allah lipatkan untukku dari bumi." (Shahih Muslim dari Tsauban)
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda; "Sungguh agama ini akan mencapai seluruh tempat yang dilalui siang dan malam. Allah tidak akan meninggalkan satu rumah pun baik di kota maupun di pedalaman kecuali akan memasukkan dien ini ke dalamnya, dengan memuliakan orang yang mulia dan menghinakan orang yang hina, yakni Allah memuliakannya dengan kemuliaan Islam dan menghinakannya dengan kekufuran." (Shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Tamim Ad-Dari)
Ini adalah janji dari Allah. Agama yang benar ini –diwujudkan melalui Jamaah kaum muslimin (Khilafah) dan Imam mereka (Khalifah)– akan menang di atas semua agama palsu, dengan bukti dan petunjuk, dan dengan pedang dan tombak, walaupun orang-orang kafir dan orang-orang musyrik tidak menyukainya, dan begitu juga semua militer, ekonomi, intelijen, politik, dan media oposisi dari koalisi salib terhadap Daulah Islam.
Pada tanggal 20 Muharram 1436, Daulah Islam secara resmi mengumumkan ekspansinya ke Semenanjung Arab, Yaman, Semenanjung Sinai, Libya, dan Aljazair, dan pendirian Wilayah di dalamnya. Khalifah Ibrahim hafizhahullah juga menerima bai'at dari semua kelompok dan individu yang berjanji setia dari negara lainnya.
Jadi, di saat seluruh mata dunia buta dan terpesona oleh sihir media yang "meliput" pertempuran di 'Aynul Islam (Kobane), mata Daulah Islam justru melakukan pemindaian di Timur dan Barat, mempersiapkan ekspansi yang -dengan izin Allah- akan mengakhiri negara Yahudi, Alu Salul (Saudi), dan para thaghut murtad lainnya, para sekutu salib.
Bendera Khilafah akan meninggi di atas Makkah dan Madinah, walau orang-orang murtad dan munafik membencinya. Bendera Khilafah akan berkibar tinggi di atas Baitul Maqdis dan Roma, walaupun orang-orang Yahudi dan Tentara Salib tidak menyukainya. Naungan bendera penuh berkah ini akan terus meluas sampai menutupi semua wilayah timur dan barat bumi, mengisi dunia dengan kebenaran dan keadilan Islam dan mengakhiri kedustaan dan tirani Jahiliyah, walau Amerika dan sekutunya membencinya...
EKSPANSI DAULAH ISLAM
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du;
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman; "Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk diunggulkan atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai." (At-Taubah: 32-33)
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda; "Sungguh Allah telah menghimpun untukku bumi, sehingga aku melihat sisi timur dan baratnya, dan sesungguhnya kekuasaan umatku akan mencapai apa yang telah Allah lipatkan untukku dari bumi." (Shahih Muslim dari Tsauban)
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda; "Sungguh agama ini akan mencapai seluruh tempat yang dilalui siang dan malam. Allah tidak akan meninggalkan satu rumah pun baik di kota maupun di pedalaman kecuali akan memasukkan dien ini ke dalamnya, dengan memuliakan orang yang mulia dan menghinakan orang yang hina, yakni Allah memuliakannya dengan kemuliaan Islam dan menghinakannya dengan kekufuran." (Shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Tamim Ad-Dari)
Ini adalah janji dari Allah. Agama yang benar ini –diwujudkan melalui Jamaah kaum muslimin (Khilafah) dan Imam mereka (Khalifah)– akan menang di atas semua agama palsu, dengan bukti dan petunjuk, dan dengan pedang dan tombak, walaupun orang-orang kafir dan orang-orang musyrik tidak menyukainya, dan begitu juga semua militer, ekonomi, intelijen, politik, dan media oposisi dari koalisi salib terhadap Daulah Islam.
Pada tanggal 20 Muharram 1436, Daulah Islam secara resmi mengumumkan ekspansinya ke Semenanjung Arab, Yaman, Semenanjung Sinai, Libya, dan Aljazair, dan pendirian Wilayah di dalamnya. Khalifah Ibrahim hafizhahullah juga menerima bai'at dari semua kelompok dan individu yang berjanji setia dari negara lainnya.
Jadi, di saat seluruh mata dunia buta dan terpesona oleh sihir media yang "meliput" pertempuran di 'Aynul Islam (Kobane), mata Daulah Islam justru melakukan pemindaian di Timur dan Barat, mempersiapkan ekspansi yang -dengan izin Allah- akan mengakhiri negara Yahudi, Alu Salul (Saudi), dan para thaghut murtad lainnya, para sekutu salib.
Bendera Khilafah akan meninggi di atas Makkah dan Madinah, walau orang-orang murtad dan munafik membencinya. Bendera Khilafah akan berkibar tinggi di atas Baitul Maqdis dan Roma, walaupun orang-orang Yahudi dan Tentara Salib tidak menyukainya. Naungan bendera penuh berkah ini akan terus meluas sampai menutupi semua wilayah timur dan barat bumi, mengisi dunia dengan kebenaran dan keadilan Islam dan mengakhiri kedustaan dan tirani Jahiliyah, walau Amerika dan sekutunya membencinya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar