DABIQ 9 - LAPORAN
LAYANAN KESEHATAN DI DAULAH KHILAFAH
Infrastruktur Kesehatan yang Ada Sekarang
Daulah Islam memberikan pelayanan kesehatan yang luas kepada kaum Muslimin dengan menjalankan sejumlah fasilitas medis, di antaranya rumah sakit dan klinik di semua kota besar yang menawarkan berbagai macam pelayanan kesehatan, dari jenis operasi yang sulit hingga pelayanan sederhana seperti hijamah (bekam).
Infrastruktur ini dibantu oleh jaringan luas farmasi yang dijalankan oleh ahli-ahli farmasi yang berkualitas dan dikelola di bawah pengawasan dan kontrol Dewan Kesehatan. Seperti halnya di rumah sakit dan klinik dengan staf medis yang berkualitas dan terlatih secara profesional, begitu pula bagian farmasi yang hanya dijalankan oleh ahli-ahli farmasi yang berkualitas dan bersertifikat.
Persiapan Masa Depan
Dalam rangka untuk memastikan tersedianya pasokan tenaga medis yang berkualitas di masa depan, serta untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan medis yang ada sekarang, baik dari pandangan profesional maupun Islam, Daulah Islam baru-baru ini membuka Fakultas Kesehatan di Ar-Raqqah dan Fakultas Ilmu Kesehatan di Mosul.
(gambar)
Data Statistik Gabungan Untuk Satu Bulan Di Rumah Sakit Al-Faruq Dan Aisyah (Wilayah Halab)
Untuk mencapai tujuan yang telah disebutkan itu, sebuah kurikulum baru dengan rentang 3 tahun/6 semester dikembangkan oleh para pakar medis senior. Kurikulum ini terdiri dari studi teoritis intensif pada tahun pertama serta pengenalan bertahap ke arah praktek di bawah bimbingan pada tahun kedua dan ketiga. Kurikulum baru yang berorientasi praktis ini sangat kontras dengan kurikulum-kurikulum terdahulu yang di dalamnya disisipi ilmu palsu yang disponsori oleh thaghut seperti "budaya" (yaitu nasionalisme sekuler) atau mata pelajaran tak bermanfaat yang tidak relevan dengan pekerjaan seorang dokter sehari-hari. Kurikulum baru ini mencakup spesialisasi seperti operasi umum, patah tulang dan operasi ortopedi, operasi trauma, ginekologi dan obstretik, kardiologi, pediatrik dan perawatan darurat, optalmologi, operasi uriner, operasi syaraf, operasi torasik, dan operasi vaskuler.
Staf pengajar terdiri dari para penyandang gelar khusus. Gerbang ini terbuka untuk mahasiswa pria dan wanita, dengan gedung belajar khusus, rumah sakit, dan tenaga pengajar wanita bagi para mahasiswi. Untuk mendukung siswa dalam pendidikan mereka, Daulah Islam tidak membebankan bayaran apa pun dan memberikan segala apa yang dibutuhkan bagi para mahasiswa, baik itu makanan, pakaian, tempat tinggal, transportasi, dan buku-buku. Sebagai dorongan, mahasiswa yang berprestasi tinggi diberi penghargaan.
Seruan Untuk Beraksi
Seorang pekerja medis senior di Dewan Kesehatan di Ar-Raqqah menjelaskan kepada Dabiq bahwa Fakultas Kesehatan menarik lebih dari 300 pendaftar, di antaranya 100 orang diterima, separuhnya adalah muhajirin. Dia juga menjelaskan bahwa badan kemahasiswaan sangat termotifasi dan memperoleh hasil menggembirakan dalam bulan-bulan pertama, namun para staf menginginkan dukungan dari para pengajar tambahan, lebih diutamakan muhajirin yang memiliki pengalaman di bidang kesehatan. Dia juga mengindikasikan bahwa laboratorium praktek akan segera dibuka bagi mahasiswa.
Hal ini seharusnya disambut sebagai panggilan untuk bangkit bagi banyak mahasiswa Muslim di negeri-negeri kufur yang menyatakan bahwa mereka belajar untuk "kepentingan dan dukungan bagi umat Islam", namun kemudian tetap berada di negeri-negeri tersebut. Mereka mengejar kesenangan duniawi daripada melakukan hijrah ke Daulah Islam –dan hal ini terlepas dari hijrah sebagai suatu kewajiban syari’at yang tidak diragukan lagi, selain faktanya bahwa hijrah itu relatif mudah, baik dulu maupun sekarang. Daulah Islam menawarkan segala yang anda butuhkan untuk hidup dan bekerja di sini. Lalu, apa yang Anda tunggu?
LAYANAN KESEHATAN DI DAULAH KHILAFAH
Infrastruktur Kesehatan yang Ada Sekarang
Daulah Islam memberikan pelayanan kesehatan yang luas kepada kaum Muslimin dengan menjalankan sejumlah fasilitas medis, di antaranya rumah sakit dan klinik di semua kota besar yang menawarkan berbagai macam pelayanan kesehatan, dari jenis operasi yang sulit hingga pelayanan sederhana seperti hijamah (bekam).
Infrastruktur ini dibantu oleh jaringan luas farmasi yang dijalankan oleh ahli-ahli farmasi yang berkualitas dan dikelola di bawah pengawasan dan kontrol Dewan Kesehatan. Seperti halnya di rumah sakit dan klinik dengan staf medis yang berkualitas dan terlatih secara profesional, begitu pula bagian farmasi yang hanya dijalankan oleh ahli-ahli farmasi yang berkualitas dan bersertifikat.
Persiapan Masa Depan
Dalam rangka untuk memastikan tersedianya pasokan tenaga medis yang berkualitas di masa depan, serta untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan medis yang ada sekarang, baik dari pandangan profesional maupun Islam, Daulah Islam baru-baru ini membuka Fakultas Kesehatan di Ar-Raqqah dan Fakultas Ilmu Kesehatan di Mosul.
(gambar)
Data Statistik Gabungan Untuk Satu Bulan Di Rumah Sakit Al-Faruq Dan Aisyah (Wilayah Halab)
Untuk mencapai tujuan yang telah disebutkan itu, sebuah kurikulum baru dengan rentang 3 tahun/6 semester dikembangkan oleh para pakar medis senior. Kurikulum ini terdiri dari studi teoritis intensif pada tahun pertama serta pengenalan bertahap ke arah praktek di bawah bimbingan pada tahun kedua dan ketiga. Kurikulum baru yang berorientasi praktis ini sangat kontras dengan kurikulum-kurikulum terdahulu yang di dalamnya disisipi ilmu palsu yang disponsori oleh thaghut seperti "budaya" (yaitu nasionalisme sekuler) atau mata pelajaran tak bermanfaat yang tidak relevan dengan pekerjaan seorang dokter sehari-hari. Kurikulum baru ini mencakup spesialisasi seperti operasi umum, patah tulang dan operasi ortopedi, operasi trauma, ginekologi dan obstretik, kardiologi, pediatrik dan perawatan darurat, optalmologi, operasi uriner, operasi syaraf, operasi torasik, dan operasi vaskuler.
Staf pengajar terdiri dari para penyandang gelar khusus. Gerbang ini terbuka untuk mahasiswa pria dan wanita, dengan gedung belajar khusus, rumah sakit, dan tenaga pengajar wanita bagi para mahasiswi. Untuk mendukung siswa dalam pendidikan mereka, Daulah Islam tidak membebankan bayaran apa pun dan memberikan segala apa yang dibutuhkan bagi para mahasiswa, baik itu makanan, pakaian, tempat tinggal, transportasi, dan buku-buku. Sebagai dorongan, mahasiswa yang berprestasi tinggi diberi penghargaan.
Seruan Untuk Beraksi
Seorang pekerja medis senior di Dewan Kesehatan di Ar-Raqqah menjelaskan kepada Dabiq bahwa Fakultas Kesehatan menarik lebih dari 300 pendaftar, di antaranya 100 orang diterima, separuhnya adalah muhajirin. Dia juga menjelaskan bahwa badan kemahasiswaan sangat termotifasi dan memperoleh hasil menggembirakan dalam bulan-bulan pertama, namun para staf menginginkan dukungan dari para pengajar tambahan, lebih diutamakan muhajirin yang memiliki pengalaman di bidang kesehatan. Dia juga mengindikasikan bahwa laboratorium praktek akan segera dibuka bagi mahasiswa.
Hal ini seharusnya disambut sebagai panggilan untuk bangkit bagi banyak mahasiswa Muslim di negeri-negeri kufur yang menyatakan bahwa mereka belajar untuk "kepentingan dan dukungan bagi umat Islam", namun kemudian tetap berada di negeri-negeri tersebut. Mereka mengejar kesenangan duniawi daripada melakukan hijrah ke Daulah Islam –dan hal ini terlepas dari hijrah sebagai suatu kewajiban syari’at yang tidak diragukan lagi, selain faktanya bahwa hijrah itu relatif mudah, baik dulu maupun sekarang. Daulah Islam menawarkan segala yang anda butuhkan untuk hidup dan bekerja di sini. Lalu, apa yang Anda tunggu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar