Rabu, 25 April 2018

MU'ASKAR SYAIKH ABU HAMZAH AL-MUHAJIR RAHIMAHULLAH

DABIQ 6 - LAPORAN

MU'ASKAR SYAIKH ABU HAMZAH AL-MUHAJIR RAHIMAHULLAH

"DAN PERSIAPKANLAH UNTUK MENGHADAPI MEREKA SEGALA APA YANG KALIAN MAMPU DARI KEKUATAN DAN DARI KUDA YANG TERTAMBAT, YANG DENGANNYA KALIAN MENGGENTARKAN MUSUH ALLAH DAN MUSUH KALIAN, DAN SELAIN MEREKA YANG TIDAK KALIAN KETAHUI DAN ALLAH MENGETAHUINYA" [AL-ANFAL: 60].

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Seorang mukmin yang kuat lebih baik dari mukmin yang lemah, dan ada kebaikan pada keduanya." [HR Muslim dari Abu Hurairah].

Dari petunjuk Allah dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam, umat Islam didorong agar mempersiapkan diri (i'dad) untuk berjihad di jalan Allah untuk meneror musuh-Nya. Persiapan ini mencakup semua bidang yang relevan, termasuk i'dad fisik, taktik dan strategi, i'dad sumber daya dan logistik, dan yang paling penting i'dad ruhiyah. Kita dituntut untuk memanfaatkan dan mempersiapkan segala sarana yang tersedia bagi kita yang akan memberikan kontribusi pada tujuan berperang di jalan Allah dan membawa kemenangan bagi agama-Nya, namun bagaimanapun kita tetap meletakkan keyakinan kita (bertawakkal) kepada Allah semata. Sarana seharusnya tidak mengalihkan perhatian kita dari Allah.

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu bertemu pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah banyak-banyaknya (berdzikir dan berdoa) agar kamu beruntung." [Al-Anfal: 45].

Karenanya, Daulah Islam telah membentuk banyak kamp-kamp pelatihan yang didedikasikan untuk menyediakan pelatihan tingkat dasar untuk mujahidin, termasuk fisik, taktik, senjata, dan daurah syar'i, sebelum mengirim mereka ke medan pertempuran atau menugaskan mereka ke dalam unit khusus untuk pelatihan yang lebih khusus.

Di sini akan kami berikan sekilas gambaran tentang Mu'askar Syaikh Abu Hamzah al-Muhajir Rahimahullah di Fallujah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar