Rabu, 25 April 2018

PERTEMPURAN RAQQAH AKAN MEMBAKAR SALIBIS

RUMIYAH 12 - PENGANTAR

PERTEMPURAN RAQQAH AKAN MEMBAKAR SALIBIS

Saudara-saudara kita di Mosul telah menampakan keteguhan, ketabahan, dan keyakinan yang kuat di hadapan segala jenis kekafiran, yang tidak pernah terjadi sepanjang sejarah, hingga sekarang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah mengumpulkan dan menyiapkan ribuan tentara sekaligus persenjataannya, akan tetapi pasukan dan singa-singa prajurit Daulah Islam gagah berani menghadangnya. Hingga mereka mengalami kerugian puluhan ribu tentara dan persenjataannya. Kekuatannya telah hancur sehancur-hancurnya. Mereka menderita kerugian lebih dari 10 ribu tentara dan pasukan, dengan izin Allah ta'ala.

Orang-orang kafir tidak mampu memahami tekad kuat para laki-laki dan perempuan Daulah Islam. Kematian dan pesawat tempur tidak akan bisa menghentikan mereka.

Orang-orang beriman memandang bahwa dunia ini adalah penjara. Mereka menunggu hari pembebasan dengan melakukan ketaatan kepada Allah. Dalam Perang Mosul ini, banyak dari kalangan ikhwan maupun akhwat terbebas dari penjara dan mendapatkan kesyahidan di jalan Allah, dengan izin Allah.

Sejumlah media kafir memberitakan, “Pada hari pertama peperangan Mosul, para tentara Daulah Islam bertekad akan terus berperang hingga tentara yang terakhir binasa. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah perang melawan teroris.”

Orang-orang picik itu tidak memahami hakekat kami. Mereka tidak mengetahui bahwa semua tentara Daulah Islam beraqidah dan bermanhaj satu. Mereka ingin terbunuh di jalan Allah. Betul, semua tentara Daulah Islam siap untuk berperang di jalan Allah hingga tetes darah penghabisan, dan kabar gembira untuk orang-orang kafir bahwa junud Daulah Islam akan membuka bumi syam secara keseluruhan, walaupun harus melalui waktu yang panjang, hingga sampai ke negeri mereka, Insyaa Allah.

Di edisi ini kami mempersembahkan kepada kalian tulisan “Refleksi Mujahid” yang membahas tentang peperangan di jantung kota Mosul. Para dokter dan para medis di sana menjadi pahlawan yang siap mengorbankan jiwa mereka demi membela agama ini.

Orang-orang kafir dan antek-anteknya yang murtad mengklaim mampu mengendalikan pertempuran Raqqah, tapi menutup mata atas tentaranya yang kalah tewas berjatuhan dan kerugian yang menggunung. Mereka masih saja jumawa akan bisa membebaskan Raqqah selama beberapa minggu saja. Mereka telah rugi dan nantinya akan lebih rugi lagi, dengan izin Allah.

Kami juga mempersembahkan wawancara bersama Komanda Militer Raqqah dengan tema “Pertempuran Raqqah Akan Membakar Salibis”, berisi perjalanan perang serta strategi tempur di sana.

Untuk kesekian kalinya, tentara Daulah Islamiyyah di Marawi menegaskan bahwa tidak ada batasan untuk menegakkan Daulah Islam. Cita-cita menegakkan negara di bawah syariat Islam dan meninggikan kalimat-Nya tidak tidak dibatasi oleh tempat dan waktu.

Selama Kitabullah bersarang di dada orang-orang yang ingin menegakkannya, hendaklah orang-orang kafir bersiap diri untuk menghadapi pasukan yang akan menumpahkan darah mereka.

Saudara kami yang berjuang seperti di Marawi ada di berbagai belahan bumi, sebut saja; Jazirah Arab, Maghrib (Maroko), Aljazair, Tunisia, Turkistan, sampai Malaysia. Panji Daulah Islamiyyah akan berkibar di seluruh penjuru bumi dangan izin Allah meskipun musuh-musuh-Nya benci. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah.

Edisi ini dimulai dengan makalah berjudul “Masyarakat Muslim” yang menjelaskan kepada kita tentang masyarakat yang dibangun oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam bersama para sahabat. Yaitu masyarakat yang tidak hanya menegakkan syariat Islam dan menegakkan hukum saja, tetapi juga masyarakat yang berdakwah mengajak kepada kebaikan dan menunjukkan jalan menuju ampunan.

Dalam makalah berjudul “Hukum Mendakwahi Kafir Harbi” dijelaskan permasalahan berkaitan dengan kewajiban mendakwahi orang-orang kafir yang diperangi, sebelum dan ketika peperangan.

“Wanita Hamba Allah di Rumah Allah” adalah artikel yang menjelaskan tentang kewajiban para muslimah sebelum pergi ke masjid.

Terakhir, kami mempersembahkan “Nasehat Penting untuk Para Mujahid”, di situ kami menyebutkan wasiat-wasiat Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi rahimahullah untuk mujahidin fi sabilillah.

Kami memohon kepada Allah agar menjaga semua yang dekat maupun jauh dalam membantu mensukseskan terbitnya edisi ini. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar