Selasa, 24 April 2018

PERBINCANGAN MUSUH - DABIQ 4

DABIQ 4 - PERBINCANGAN MUSUH

DAULAH ISLAM DALAM PERBINCANGAN MUSUH

Pada hari Selasa, 16 September 2014, seorang tentara salib dan Menteri Pertahanan Amerika; Chuck Hagel bersaksi di depan Komite Senat AS Urusan Persenjataan dalam mendukung perang salib –yang dipimpin oleh Barack Obama– terhadap Daulah Islam.

Hagel kemudian mengatakan hal berikut:

"ISIL merupakan ancaman nyata bagi semua negara di Timur Tengah, sekutu Eropa kita dan tentu bagi Amerika.

Dalam beberapa bulan terakhir, dunia telah melihat kebiadaban ISIL di saat para pejuang mereka bergerak maju di barat dan utara Iraq dan membantai ribuan warga sipil tak bersalah, termasuk Muslim Sunni dan Syiah dan Iraq Kurdi dan pemeluk agama minoritas. Pembunuhan ISIL akan dua wartawan AS membuat marah rakyat Amerika dan dunia terkena kebobrokan ideologi dan taktik ISIL. Akhir pekan lalu, kami melihat pembunuhan ISIL atas warga negara Inggris. ISIL sekarang mengontrol kawasan yang luas di timur Suriah, Iraq bagian barat dan utara termasuk kota-kota besar di semua area ini.

ISIL telah memperoleh kekuatan dengan memanfaatkan perang saudara di Syria dan perselisihan sektarian di Iraq. Dan mereka telah merebut wilayah di kedua negara dan memperoleh banyak sumber daya dan senjata canggih. ISIL telah menerapkan kombinasi kekerasan teroris, pemberontak dan taktik militer konvensional.

ISIL telah sangat mahir dalam penggelaran teknologi dan media sosial untuk meningkatkan profil globalnya dan menarik puluhan ribu pejuang. Tujuannya adalah untuk menjadi garda terdepan yang baru dari gerakan ekstremis dunia dan mendirikan negara Islam ekstrimis di seluruh Timur Tengah. Dia menganggap dirinya pewaris sah warisan Osama bin Laden.

Sementara ISIL dengan jelas menimbulkan ancaman langsung terhadap warga Amerika di Iraq dan kepentingan kita di Timur Tengah, kita juga tahu bahwa ribuan pejuang asing, termasuk Eropa dan lebih dari 100 orang Amerika telah melakukan perjalanan ke Suriah. Dengan paspor yang memberi mereka kebebasan bergerak, pejuang ini dapat memanfaatkan ISIL yang memiliki tempat aman untuk merencanakan, mengkoordinasi dan melaksanakan serangan terhadap Amerika Serikat dan Eropa.

Meskipun komunitas intelijen belum mendeteksi secara spesifik adanya rencana serangan terhadap tanah air AS, ISIL memiliki aspirasi global. Dan sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Presiden Obama, pemimpin ISIL ini telah mengancam Amerika dan sekutu kita. Jika dibiarkan, ISIL akan langsung mengancam tanah air kita dan sekutu kita."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar