Selasa, 17 April 2018

Seri tauhid - Menetapkan hukum adalah hak Allah tidak sekutu baginya

Menetapkan hukum adalah hak Allah tidak sekutu baginya

✍Abu saif saif ibrohim Azzam muttaqin

📖 Allah Ta'ala berfirman:

قُلْ إِنِّي عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَكَذَّبْتُمْ بِهِ ۚ مَا عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ يَقُصُّ الْحَقَّ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الْفَاصِلِينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quran) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik". (Qs. Al an'am:57)

إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Keputusan (hukum) itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". (Qs. Yusuf:40)

 إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَعَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُونَ

Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah;4 kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri". ( qs. Yusuf:67)

وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan". (Qs. Al kahfi : 26)

------------------------

Barokallahu fiekum ❤️

Tidak ada komentar:

Posting Komentar